Minggu, 04 Maret 2012

Pujian dan Penyembahan Pemuda



Syalom, dan salam sejahtera untuk kita semua.
Sangat banyak pemuda-pemudi zaman sekarang tidak mengerti tentang Pujian dan Penyembahan yang benar, seringkali pemuda-pemudi menganggap bahwa Pujian dan Penyembahan adalah “hal biasa yang sering dilakukan oleh Orang Kristen”(kebiasaan gerejawi). Sehingga ketika mereka Memuji dan Menyembah hanya sekedar bertepuk tangan, beryanyi, dan berdoa untuk dipersembahkan kepada Tuhan, dan lebih buruknya lagi banyak Pemuda-Pemudi tidak mempunyai gairah(semangat) dalam Memuji dan Menyembah Tuhan. Padahal Pemuda-Pemudi adalah orang –orang muda yang penuh dengan semangat, seperti yang saya amati di dunia sekuler. Praktek kehidupan pemuda-pemudi lebih bergairah ketika mereka menonton konser band-band di Negara ini, mereka lompat dan berteriak mengikuti alunan lagu yang dikumandangkan.
Semua jenis musik, dan tarian yang didunia ini adalah milik Tuhan. Mengapa saya katakan demikian, karena memang Tuhan Yesus Kristus lah Pencipta segala apa yang ada di dunia ini. Akan tetapi Iblis mencuri nya, lalu memakai musik dan tarian untuk pemujaannya. Maka sekaranglah waktunya kita merebut semua itu untuk kita persembahkan kepada Tuhan Yesus Kristus, karena Dialah yang Empunya segalanya.
Pujian dan Penyembahan Pemuda-pemudi kepada Tuhan Yesus harus berbeda dengan Orang tua dalam hal Memuji dan Menyembah Tuhan. Pemuda –Pemudi butuh suasana yang bisa membangkitkan semangat muda mereka, nah yang menjadi tugas para pelayan Tuhan adalah mengarahkan setiap semangat mereka untuk Memuji dan Menyembah Tuhan. Tapi sebelum masuk lebih dalam mengarahkan kaum muda, haruslah diberikan pengertian terlebih dahulu mengapa kita harus Memuji dan Menyembah Tuhan, mengapa kita harus berdoa dan mendengarkan Firman Allah? Ini penting diberitahu karena banyak diantara mereka yang tidak mengerti
Yang pertama mengapa kita harus Memuji dan Menyembah Tuhan? Kita harus Memuji dan Menyembah Tuhan karena Tuhan menginginkan setiap kita untuk Menyembah dan Memuji Dia, Tuhan tidak butuh uang kita. Bentuk kita mengasihi Tuhan adalah dengan Memuji dan Menyembah-Nya  Alkitab berkata; Ulangan 6:5  Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.
1.       Dengan segena hati = menuntut dalam hal Ketulusan
2.       Dengan segenap jiwa = menuntut dalam hal apa yang dilakukan oleh tubuh
3.       Dengan segenap kekukatanmu = menuntut kreatifitas kita
Dalam Pujian dan Penyembahan harus dilakukan dengan hati yang tulus, apa itu tulus? Tidak mengharapkan sesuatu ketika kita melakukannya, Pemuda-pemudi harus diajarkan bahwa ketika kita Memuji dan Menyembah Tuhan kita harus melakukannya dengan tulus. Tidak semata-mata agar dapat meraih apa yang kita telah impikan. Konsep berpikir mereka kita harus arahkan kepada kerelaan hati mereka untuk Memuji dan Menyembah Tuhan. Agar mereka memiliki kerinduan dalam Memuji dan Menyembah Tuhan.ketika mereka rindu, mereka juga akan haus, nah kehausan merekalah yang akan membakar semangat mereka dalam Pujian dan Penyembahan.
Dalam Pujian dan Penyembahan harus dilakukan dengan segenap jiwa, artinya adalah apa yang ada ditubuh kita, kita harus berikan untuk Tuhan. Contohnya adalah bertepuk tangan(meberikan penghormatan dan tanda ucapan selamat), bernyanyi(menyanyikan lagu untuk Tuhan), Melompat(bersukcita penuh, dan kegirangan). Pemuda-pemudi harus diajarkan untuk tidak berdiam diri, melainkan menggunakan semua apa yang ada pada tubuh untuk memuliakan Tuhan Ketika Memuji dan Menyembah. Maka dengan sendirinya jiwa kita akan disegarkan, setelah disegarkan akan terasa indah hidup ini, karena masalah dan tantangan apa pun itu telah kalah pengaruhnya dalam saraf atau otak kita akibat pergerakan yang dilakukan tadi. Atau istilah pemuda ‘plong’.
Dalam Pujian dan Penyembahan dibutuhkan kreatifitas, contohnya adalah ketika kita Memuji dan Menyembah Tuhan kita nge dance, memainkan tambourine, bermain musik seperti Band Rock rohani yaitu “The Red” . musik Rock kalau ditarik dalam pengertian Rohani, itu membawa kepada semangat. Jadi tidak ada salahnya kita mengambil kembali dari iblis segala jenis musik yang berasal dari Tuhan dan kita gunakan untuk Memuji dan Menyembah Tuhan Yesus Kristus. Sama halnya dengan kemenyan contoh kecil nya saja, itu kan pada Zaman Perjanjian Lama digunakan untuk korban sajian kepada Tuhan Allah. Nah si Iblis memakai itu untuk pemujaannya, maka sekarang kita akan rebut apa yang telah dicuri iblis. Jangan mau kita dibohongi oleh iblis. Berapa lama kita telah dibohongi iblis tentang Pelayan Tuhan ketika Melayani harus pakai dasi? Sehingga banyak pelayan yang terpaksa harus memakai dasi, dan mereka menjadi tidak tulus karena aturan itu dan kurang nyamannya mereka memkai dasi. Kalau saya pakai dasi karena menurur saya, saya lebih terlihat tampan memakai dasi dari pada tidak memakainya.
                Berdoa, Pemuda-pemudi harus diberikan pengertian tentang cara Berdoa yang Benar. Ketika mulai berdoa naikkan satu lagu Rohani yang slow, dan mulai Menyembah(Glory, Haleluya, Tuhan Yesus Baik, dan ungkapan Penyembahan yang lainnya). Mulai dengan ucapan Syukur, lalu mohon ampun, doakan orang lain, dan baru permohonan kita.
                Firman Tuhan. Ini sangat penting